Categories: LinuxSysAdmin

Cara Install Redis di CentOS [how to]

Apa itu Redis

REDIS, pernahkah kalian mendengar atau menggunakannya? Redis adalah sebuah open source project yang berfungsi sebagai in-memory data structure store atau penyimpanan data structure dalam memory. Yap, fungsinya sama dengan Memcached yang dibahas sebelumnya dimana pada Redis dapat digunakan sebagai database, cache dan message broker. Di artikel kali ini akan membahas Bagaimana Cara Install Redis terlebih dahulu.

Next, di kesempatan berikutnya akan dibahas juga bagaimana menggunakan Redis sebagai caching system. Nah, tapi untuk caching system ini mungkin akan digunakan pada wordpress saja yang lebih mudah settingnya dengan menggunakan plugin.

Cara Install Redis

Seperti pada artikel sebelumnya untuk Cara Install Redis akan di bagi menjadi 3 tahapan yaitu Install Redis, Konfigurasi Redis dan Pengujian. Nah, langsung saja ke tahapan cara install redis berikut ini :

Install Redis

Sebelum melakukan installasi baiknya melakukan update terlebih dahulu dengan command berikut ini :

[root@harribel ~]# yum update -y

Selanjutnya install dependency yum-utils dengan menggunakan command berikut ini :

[root@harribel ~]# yum install epel-release yum-utils -y

Apabila kedua command diatas sudah selesai, lanjut untuk menambahkan repository remi terlebih dahulu dengan menggunakan command berikut ini :

[root@harribel ~]# yum install http://rpms.remirepo.net/enterprise/remi-release-7.rpm -y

Kalau sudah berhasil menambahkan repository, kalian baru bisa install Redis dengan menggunakan command berikut ini :

[root@harribel ~]# yum install redis -y

Jika proses installasi Redis telah selesai, kalian bisa lanjut ke tahap konfigurasi Redis.

Konfigurasi Redis

Untuk konfigurasi Redis sendiri tidaklah rumit, konfigurasi pertama ini adalah untuk konfigurasi agar Redis dapat jalan dan bisa diakses melalui public. File konfigurasi Redis berada di /etc/redis.conf untuk mengedit file tersebut kalian bisa jalankan comman berikut ini :

[root@harribel ~]# vim /etc/redis.conf

Di dalam tersebut ada beberapa baris konfigurasi, yang perlu kalian ubah hanya ada 2 baris saja, yaitu baris bind 127.0.0.1 dan baris port. Pastikan kalian ubah baris tersebut menjadi seperti berikut ini :

bind 127.0.0.1 206.189.89.xxx
...
port 6379

Note :

Pada baris bind ada IP 206.189.89.xxx itu bisa kalian ubah ke IP VPS/Server kalian.

Jika sudah selesai dengan konfigurasinya, berikutnya kalian aktifkan service dari redis dengan command berikut ini :

[root@harribel ~]# systemctl enable redis
[root@harribel ~]# systemctl start redis

Pengujian

Untuk pengecekan Redis apakah sudah terinstall dan berjalan pada Port 6379 dan IP VPS kalian bisa cek dengan command berikut ini :

[root@harribel ~]# netstat -ntulp | grep 6379
tcp        0      0 206.189.89.153:6379     0.0.0.0:*               LISTEN      19820/redis-server
tcp        0      0 127.0.0.1:6379          0.0.0.0:*               LISTEN      19820/redis-server

Dan nanti akan muncul hasilnya sekaligus seperti yang diatas.

Untuk cek dari sisi local PC apakah port 6379 sudah ter-allow di firewall bisa cek melalui telnet dengan command berikut ini :

➜  ~ telnet 206.189.89.153 6379
Trying 206.189.89.153...
Connected to harribel.nimetech.com.
Escape character is '^]'.
MONITOR
+OK
QUIT
+OK

Kesimpulan

Untuk melakukan Cara Install Redis cukup mudah dan simpel, nantinya untuk konfigurasi kalian hanya tinggal melakukan penyesuaian dengan kebutuhan kalian masing-masing. Apabila Redisnya ingin digunakan sebagai Database maka tinggal setting konfigurasi untuk Database NoSQL, atau jika ingin digunakan sebagai Cache System kalian tinggal konfigurasi untuk cache system.

geekid

Recent Posts

Cara membuat Private Nameserver dengan PowerDNS

Apa itu PowerDNS Untuk cara membuat Private Nameserver biasanya dibutuhkan sebuah DNS Server, salah satu…

2 weeks ago

Remote PostgreSQL di pgAdmin 4 melalui SSH Tunneling

Pengantar PostgreSQL merupakan salah satu aplikasi Database storage yang sering digunakan. Saat ini PostgreSQL menjadi…

3 months ago

Cara Install pgAdmin4 di Ubuntu 18.04 [how to]

Pengantar pgAdmin merupakan salah satu aplikasi managemen database yang di peruntukan untuk melakukan managemen pada…

4 months ago

Cara Upload Django di Hosting [how to]

Pengantar Beberapa waktu lalu pada artikel sebelumnya pernah membahas terkait Apa itu Django dan bagaimana…

4 months ago

MySQL Error 1698 (28000): Error Access denied for user ‘root’@‘localhost’ [Problem Solved]

Pengantar Pernahkah kalian setelah melakukan install MySQL di server atau di desktop dan ketika ingin…

7 months ago

GPG Error : Invalid EXPKEYSIG [Problem Solved]

Pengantar Pernahkan kalian setelah melakukan penambahan repository dan menjalankan update kemudian muncul error GPG Error…

7 months ago